rrq mdl

RRQ Lepas Semua Anggota Pemain Tim MDL S1 Mereka

Bertanding di MDL, RRQ Sena tidak berhasil memberi perform yang sama bagusnya dengan RRQ Hoshi. RRQ melepas semua anggota dari salah satunya team Mobile Legends mereka. Lewat Facebook serta Instagram, RRQ ucapkan selamat tinggal pada lima anggota RRQ Sena, yakni Agung “Billy” Tribowo, I Gusti Ngurah Agung Duva aka Rocket, Bintang “Binx” Terakhir, Fadhil “Rave” Abdurrahman, serta Rusman “Rusman” Hadi.

RRQ Sena adalah team akademi yang bertanding di Mobile Legends Developmental League (MDL), liga kelas ke-2 untuk game Mobile Legends. RRQ Hoshi yang bertanding di Mobile Legends Professional League Indonesia Season 5 (MPL ID) sukses jadi juara. Sayangnya, RRQ Sena tidak bisa memberi perform sama bagusnya.

Selama regular season MDL, dari 13 laga, RRQ Sena cuma dapat memenangi 5 laga serta kalah pada 7 laga yang lain. Keseluruhannya, point agregat yang didapat RRQ Sena ialah -4. Walau demikian, mereka masih dapat maju ke set playoff dari MDL. Sayangnya, mereka harus kalah di set pertama playoff dengan score 0-2 saat menantang Victim Esports.

Hasil pertandingan regular season dari MDL

Di dunia esports Indonesia, pergantian pemain salah satu permasalahan yang perlu ditemui. Untuk menangani permasalahan ini, Moonton putuskan untuk membuat MDL. Seperti namanya, arah dari MDL untuk memberi peluang pada team Mobile Legends kelas dua supaya mereka dapat mempertajam potensi mereka. Dengan demikian, diinginkan akan ada bakat-talenta baru.

MDL diiringi oleh 12 team. Delapan salah satunya adalah team akademi dari organisasi esports yang bertanding di MPL. Sesaat 4 team yang lain masuk ke MDL sesudah berhasil lolos dari set kwalifikasi. Menariknya, team-team yang berhasil lolos set kwalifikasi malah tampilkan permainan yang benar-benar baik dalam MDL. Victim Esports salah satu team yang masuk ke MDL lewat jalan kwalifikasi. Dalam regular season, mereka duduk di tempat 3 dengan 9 kemenangan serta 3 kekalahan. Mereka serta sukses keluar untuk juara.

Selain itu, RRQ salah satu organisasi esports paling besar di Indonesia. Walaupun dibangun pada 2013, RRQ baru diatasi dengan cara profesional pada 2017. Mulai sejak itu, RRQ sudah memenangi beberapa kompetisi, baik pada tingkat nasional atau internasional. Di tahun 2019, keseluruhan hadiah kompetisi yang mereka menangi sampai minimal Rp5, 7 miliar.

pengaruh positif bermain game

Berbagai Hasil Riset tentang Pengaruh Positif Bermain Game

Beberapa analisa menjelaskan jika bermain game bisa tingkatkan potensi kognitif beberapa pemainnya. Di Indonesia, game jadi momok buat beberapa orang-tua, dipandang seperti fakta kenapa nilai murid buruk atau serta bolos sekolah. Di negara maju seperti Amerika Serikat sekalinya, game seringkali jadi kambing hitam. Contohnya, tiap ada penembakan massal, game akan dikatakan sebagai fakta kenapa aktor dapat jadi pembunuh berdarah ringin.

Sesaat di Tiongkok, game dipandang seperti fakta kenapa makin banyak generasi muda yang alami rabun jauh. Efek dari satu game pada beberapa pemainnya ialah tema yang sudah diperdebatkan semasa beberapa puluh tahun. Studi mengenai ini sudah banyak.

Bagaimana Bermain Game Mengubah Pemainnya?

Pada 2013, American Psychological Association (APA) lakukan analisa mengenai bagaimana game dapat dipakai untuk alat edukasi dan efek positif game pada anak serta remaja.

“Semasa berpuluh-puluh tahun, analisa mengenai efek negatif bermain game, termasuk juga ketagihan, stres, serta agresi sudah dilaksanakan. Kami tidak mengatakan jika analisa itu harus dihiraukan, ” kata Isabela Granic, PhD dari Radboud University Nijmegen, Belanda, salah satunya penulis dari analisa itu, diambil dari situs APA. “Tetapi, untuk mengerti efek bermain game pada perubahan anak serta remaja, kita perlu pemikiran yang semakin setimbang.”

Menurut analisa APA itu, bermain game bisa tingkatkan potensi kognitif anak, termasuk juga spatial navigation, pemahaman, ingatan, sampai pertimbangan gawat. Menariknya, game tembak-tembakan, yang dipandang penuh kekerasan, dapat memberi dampak positif, yakni tingkatkan spatial cognition (potensi untuk lakukan navigasi dalam ruangan 3D). “Ini penting dalam edukasi serta peningkatan karier anak, sebab analisa menunjukkan jika potensi spatial seorang mengubah perolehannya di bagian sains, tehnologi, engineering, serta matematika, ” tutur Granic.

Lalu, apakah ada ketidaksamaan di antara otak gamer serta non-gamer? Untuk menjawab pertanyaan ini, pada 2018, Senior Editor Wired, Peter Rubin pergi ke Sports Academy di Thousand Oaks. Disana, ia ikuti rangkaian tes kognitif serta memperbandingkan hasil tesnya dengan gamer profesional. Anda dapat lihat apa tes yang dilaksanakan dalam video di bawah.

Hasil tes memperlihatkan jika gamer profesional mempunyai nilai yang semakin tinggi, terutamanya dalam tes yang mengharusnya seorang mengacuhkan masalah di sekelilingnya untuk konsentrasi pada suatu pekerjaan. Memang, game, khususnya action game, mempunyai pace yang cepat sekali. Pemain dituntut untuk bikin ketetapan secara cepat pada kondisi yang kacau.

C. Shawn Green, Associate Professor, Department of Psychology, University of Wisconsin-Madison menjelaskan jika action game bisa mengubah potensi kognitif seorang. Ada tiga potensi kognitif yang akan bertambah bila seorang bermain action game. Pertama ialah pemahaman, bagaimana kita mengerti situasi seputar berdasar rangsangan yang panca indera kita terima. Ke-2 ialah spatial cognition, yakni potensi untuk menavigasi dalam lingkungan 3D. Paling akhir ialah teratas down attention, ini adalah potensi untuk mengacuhkan distraksi yang ada serta masih konsentrasi pada satu arah yang sudah diputuskan.

Tiap Game Tidak Memberi Efek yang Sama

Action game memang dapat dibuktikan memberi efek baik pada potensi kognitif seorang. Tetapi, itu bukan bermakna semua game memberi dampak yang sama. Game benar-benar bermacam, ada dengan jenis serta gameplay yang berlainan. Bermain role-playing game serta puzzle game akan memberi efek yang lain dari mainkan action game. Walau demikian, bukan bermakna cuma action game yang memberi efek positif. Dalam risetnya, APA ungkap, mainkan game taktik, termasuk juga RPG, tingkatkan potensi problem-solving anak. Satu hal yang tentu, bermain game bisa tingkatkan kreasi beberapa pemainnya, lepas dari jenis yang mereka mainkan.

Selain itu, dalam studi berjudul Social Interactions in Massively Multiplayer Online Role-Playing Gamers, disebut jika mainkan game Massively Multiplayer Online Role-Playing Games (MMORPG) bisa tingkatkan potensi sosial pemainnya. Faktanya, sebab game MMORPG dapat jadi tempat buat beberapa pemainnya untuk mengenali keduanya serta merajut jalinan persahabatan, Kenyataannya, hubungan antar pemain malah dipandang seperti salah satunya daya tarik game MMORPG.

Menariknya, di dalam bermain game MMORPG, beberapa pemain dapat mengekspresikan dianya lebih bebas. Disangka, faktanya adalahh sebab seorang tidak berasa terikat dengan jati diri — seperti usia, gender, atau performa — di dalam bermain game. Kecuali tingkatkan potensi sosial, game MMORPG dapat mengajari kerja sama team. Memang, umumnya game MMORPG mendatangkan feature guild atau klan, yang menggerakkan beberapa pemainnya untuk kerja sama juga dengan keduanya.

Mark Griffiths, salah satunya penulis studi Social Interactions in Massively Multiplayer Online Role-Playing Gamers, yakin, game dapat dipakai untuk alat edukasi. Masalahnya game dapat memberi stimulasi pada pemain. Disamping itu, bermain game berasa membahagiakan. Bila pelajaran didatangkan berbentuk game, murid dapat semakin gampang untuk konsentrasi pada bahan pelajaran sebab dia tidak menjemukan. Disamping itu, game menarik untuk dimainkan kesemua orang, lepas usia, gender, atau etnis mereka.

Tidak cuma untuk edukasi, Griffiths memandang, game dapat dipakai untuk alat therapy. Serta memang, ada laboratorium analisa yang lakukan riset berkaitan ini.

Game untuk “Obat”

Neuroscape ialah laboratorium analisa di University of California, San Francisco yang sudah lakukan riset mengenai bagaimana game dapat dipakai untuk “menyembuhkan” penyakit mental sepanjang tahun. Perusahaan anak dari Neuroscape, Akili Interactive Labs, serta sudah mempunyai produk yang masuk ke step pengujian klinis untuk memperoleh izin dari Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat. Produk itu ialah Proyek: EVO, yang diperuntukkan untuk menangani Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Pada 2017, project itu sudah masuk step pengujian akhir dari FDA.

“Arah kami bukan untuk gantikan industri farmasi, ” kata Adam Gazzaley, pendiri serta Executive Director dari Neuroscape serta anggota dewan Akili. Ia ungkap, arah mereka lakukan analisa ini untuk mendapatkan cara penyembuhan baru dengan efek yang minimum. Gazzaley ialah seorang profesor di bagian neurologi, fisiologi, serta psikiater. Ia membangun laboratorium analisa sains syaraf kognitif di UCSF pada 2005. Sesaat berkaitan game, ia sempat kerja sama juga dengan LucasArts, penerbit/publisher yang meluncurkan game dari franchise Star Wars serta Indiana Jones.

“Fleksibilitas otak kita, potensi otak untuk beralih, ini dikuasai pengalaman kita, ” kata Gazzaley pada CNBC. “Bila kita dapat membuat pengalaman yang sesuai seorang, ini dapat tingkatkan potensi otak mereka.”

Gazzaley menerangkan, Neuroscape tidak sebatas berupaya untuk lakukan gamifikasi dari latihan fisik yang ditujuakn untuk pasien penyakit mental. Untuk alternatifnya, mereka berupaya untuk bikin game yang menyatukan pergerakan fisik dengan latihan kognitif. Ia yakin, riset yang ia kerjakan akan berbuah manis. “Saya pikir, permasalahannya hanya belumlah ada bukti yang kuat. Dan itu yang coba kami kerjakan, ” tuturnya pada The Verge. “Kami semua yakin dengan yang kami kerjakan. Kami perlu memberikan bukti dengan data.”

Selama ini, kita telah mengulas mengenai bagaimana game dapat memberi efek positif. Tetapi, itu bukan bermakna game ialah panacea. Saya yakin, segala hal di dunia ini punyai efek positif serta negatif. Demikian dengan game. Pada 2019, World Health Organization memutuskan gaming disorder untuk kelainan mental. Tetapi, sama yang disebut oleh Live Science, karena hanya seorang seringkali bermain game bukan bermakna ia menderita gaming disorder.

Ada banyak karakter dalam diri pasien gaming disorder. Diantaranya ialah ia mengutamakan bermain game di atas segala hal hingga mengganggu kehidupan setiap harinya. Menurut WHO, seorang pasien gaming disorder tidak lagi dapat mengatur kesukaannya bermain game. Disamping itu, mereka tempatkan game untuk target utama, di atas pekerjaan, pendidikan, serta hoby yang lain.

Keunikan yang lain ialah seorang pasien gaming disorder selalu bermain game walaupun mereka sadar jika hal tersebut memberi efek jelek pada kehidupan mereka, contohnya mengakibatkan kerusakan jalinan dengan keluarga serta rekan atau mengacaukan irama kerja atau belajar mereka. WHO mengatakan, seorang harus mempunyai tanda-tanda gaming disorder semasa minimal setahun sebelum dia dapat dipastikan menanggung derita kelainan itu.

Kesimpulan

Terdapat beberapa keuntungan yang diberi oleh game. Satu game umumnya mempunyai arah yang perlu diraih, baik menaklukkan seorang, selamatkan dunia, atau sebatas mengembalikan tempat pertanian yang diwariskan pada pemain. Ini menolong pemainnya konsentrasi untuk sampai arah itu.

Disamping itu, diakui atau mungkin tidak, ada hukum sebab-akibat dalam game, terutamanya dalam game-game yang menyediakan narasi yang berat. Dalam satu game, Anda akan hadapi pilihan yang akan mengubah narasi sang tokoh penting. Tidak sama dengan film, dimana pemirsa tidak turut aktif pilih alur cerita, game sangat mungkin pemain untuk mendalami apa yang berlangsung saat Anda ambil pilihan yang lain. Ide ini seperti dengan dunia riil. Tiap ketetapan yang Diambil akan mempunyai resiko. Namun, di dunia riil, Anda tidak dapat mengulang-ulang dari cek poin paling akhir saat membuat kekeliruan.

Memang, game tidak selalu memberi efek baik. Game dapat juga memberi efek negatif. Tetapi, karena hanya game mempunyai efek jelek, bukan bermakna game harus di hilangkan benar-benar. Moderation is the key.

Assassin’s Creed 2

Mulai 14 April, Gamer PC Bisa Dapatkan Assassin’s Creed 2 Secara Gratis

Itali jelas tidak bisa didatangi sepanjang epidemi COVID-19, bertambah baik ke Itali masa Renaissance saja
Dari banyaknya game Assassin’s Creed 2 yang telah dikeluarkan, Origins adalah favorite saya pribadi. Faktanya sederhana: Origins mengganti beberapa komponen gameplay, membuatnya lebih seperti action RPG jenis The Witcher 3, tetapi di waktu yang juga sama masih menjaga faktor stealth-nya.

Walau begitu, favorite beberapa orang masih Assassin’s Creed 2. Game tahun 2009 yang menceritakan lakon berdarah Itali, Ezio Auditore, itu di cintai sebab cerita yang didatangkannya.

Dibandingkan game orisinalnya, AC2 pasti mendatangkan beberapa penyempurnaan gameplay. Kecuali narasi yang demikian dalam, seting tempat AC2 di Itali masa Renaissance dan atmosfernya juga menarik untuk ditelusuri.

Game ini ambil latar Italia era ke-15 serta ke-16 yakni waktu Renaisans. Di sini pemain dapat berjumpa banyak tokoh riwayat dari waktu itu termausk Leonardo da Vinci. Perlu dicatat jika game gratis yang ada ialah versus usang alias original. Pada tahun 2016, Ubisot sempat meluncurkan versus remastered dalam paket The Ezio Collection yang berisi trilogi penjelajahan Ezio. Sama dengan umumnya, game ini bisa diklaim di basis Uplay punya Ubisoft.

Berita baiknya, Assassin’s Creed 2 versi PC dapat kita peroleh dengan cara gratis mulai 14 April. Ubisoft sebagai developer sekaligus juga publisher-nya putuskan untuk menggratiskan game itu lewat basis distribusi mereka sendiri, Uplay.

Sekali kita klaim, Assassin’s Creed 2 akan ada selama-lamanya di library Uplay kita semasing. Yakinkan Anda telah mengambil klien Uplay di PC, lalu klaim game ini pada tanggal 14 April.

Tidak diketahui sampai kapan deal ini akan berjalan, tetapi lebih amannya kita dapat mengklaimnya di Uplay demikian harga beralih jadi gratis. Meng-install serta memainkannya bisa mengejar.

Diagramnya pastinya berasa cukup melembek pada tahun 2020 ini, namun tidak ada ruginya habiskan beberapa puluh jam di waktu swakarantina ini dengannya. Buat yang tertarik meneruskan narasi Ezio Auditore sampai habis, mereka dapat beli dua game lanjutannya, Assassin’s Creed Brotherhood serta Assassin’s Creed Revelations, yang mendapatkan diskon.

AGI, Kominfo, dan Clevio Gelar Ajang “Ayo Bikin Game di Rumah Aja”

AGI, Kominfo, dan Clevio Gelar Ajang “Ayo Bikin Game di Rumah Aja”

Tempat Ayo Bikin Game di Rumah Saja jadi fasilitas publikasi dan suport pada kebijaksanaan karantina diri untuk menahan penebaran epidemi COVID-19.
Adanya epidemi COVID-19 pemerintah di beberapa negara menyarankan warga untuk lakukan karantina diri untuk menahan penebaran virus itu lebih luas lagi. Di sejumlah negara, kebijaksanaan ini berefek pada gagalnya helatan-helatan besar. Dari esports contohnya, ada PBWC 2020 yang gagal diadakan, atau helatan IEM Katowice yang sangat terpaksa diadakan tanpa ada pemirsa.

Tetapi, ini bukanlah bermakna kita harus diam diri serta pasrah pada kondisi. Beberapa komponen industri esports serta gaming lakukan ide untuk bikin kondisi lebih bagus. Seperti tournament organizer WePlay! yang mengadakan WeSave! untuk tempat galang dana, yang sukses kumpulkan Rp2, 9 miliar untuk menolong pergerakan menantang epidemi COVID-19.

Selain itu di Indonesia pergerakan sama dilaksanakan, khususnya untuk memberikan dukungan kebijaksanaan karantina diri yang dilaksanakan pemerintah. Oleh karena itu, untuk fasilitas publikasi Kementerian Komunikasi serta Informatika kerja sama juga dengan Asosiasi Game Indonesia, Clevio, dan dibantu oleh Garena, mengadakan tempat cipta game yang namanya “Ayo Bikin Game di Rumah Saja “.

Mengangkat topik “Silahkan Bersama-sama Menantang COVID-19: Hidup Bersih, Sehat, serta Hebat. “, tempat cipta game ini terbuka untuk umum, dapat diiringi oleh siapa saja dari mulai beberapa anak sampai dewasa. Game yang terbentuk dari tempat ini diinginkan dapat jadi media publikasi yang interaktif, supaya warga tersadar untuk menantang serta menahan epidemi ini untuk bertambah lebih besar lagi.

“Keadaan perang menantang COVID-19 yang kita alami sekarang membuat warga disarankan untuk melakukan aktivitas di dalam rumah saja, jaga jarak dengan seseorang. Ini sesuai dengan instruksi Presiden RI, Bpk Jokowi, supaya kita selekasnya bisa meredam pergerakan penebaran yang terkena virus Corona.” sebut Semuel Abrijani Pangerapan, Dirjen Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi serta Informatika.

Menurut Menteri Kominfo pada waktu lalu yang telah melayangkan surat pemberitahuan kepada penyedia jasa internet atau internet service provider (ISP) untuk memblokir beberapa situs atau web yang dinilai terindikasi memuat konten yang bersentimen Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA), judi online, pornografi, hingga terindikasi phising dan malware. Saat ini Indonesia telah memasuki era digital. “Indonesia hari ini sudah memasuki era digital, informasi tersebar cepat melalui platform media baru,” ungkapnya. “Untuk memberikan dukungan instruksi itu, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, Kemkominfo, kerja sama juga dengan Asosiasi Game Indonesia serta Clevio Coder Camp menginisasi satu tempat cipta karya.

Pekerjaan ini ajak generasi muda untuk bersama membuat game dari rumah semasing hingga waktu yang dipunyai terisi dengan tambahan karya serta pengetahuan. Kita harap pekerjaan ini membuat komune game developer jadi makin besar serta dengan cara bertepatan tingkatkan kesadaran akan hidup sehat, bersih dan hebat dalam hadapi COVID-19, ” tuturnya.

Ayo Bikin Game

Terbuka untuk umum, tempat cipta game “Ayo Bikin Game di Rumah Saja” dipisah jadi dua kelompok, yakni Junior untuk siswa SD, SMP, serta SMA/SMK serta kelompok mahassiwa/umum. Masing-masing peserta diwajibkan untuk membuat team serta bekerja bersama sepanjang empat hari untuk membuahkan satu purwarupa game yang dapat dimainkan. Serta untuk memberikan dukungan pergerakan #dirumahaja yang digaungkan pemerintah, semua kesibukan serta komunikasi dilaksanakan dengan cara online, tak perlu keluar dari rumah. Warga diikutsertakan dalam tentukan game favorite mereka dengan memberi voting pada karya-karya yang didaftarkan.

“Untuk menolong menyiapkan beberapa anak ikuti game jam ini, Coach Clevio yang telah eksper mengajar coding game pada beberapa ribu coders sudah menyiapkan webinar gratis serta hebat untuk belajar buat game, ” papar Fransiska Oetami, CEO Clevio Coder Camp. “Jadi jangan cemas jika tidak pernah coding atau buat game awalnya. Walau harus #dirumahaja, tidak bermakna harus sendiri-sendiri, sebab anak akan belajar meningkatkan social kemampuan dengan kerja bersama-sama rekan dengan cara online, sama seperti bapak ibu yang rapat online sebab #workfromhome, ” sambungnya.

Pendaftaran tempat ini telah dibuka semenjak 29 Maret serta akan terselenggara sampai 13 April 2020 akan datang, dari mulai online workshop, pengerjaan game, dan voting warga untuk tentukan juara tempat ini. Nanti ada keseluruhan hadiah sebesar Rp30 juta serta sertifikat digital yang dikasih ke 11 orang juara.

eNASCAR iRacing Pro Invitational

Ditonton 903 Ribu Orang, eNASCAR iRacing Pro Invitational Series Bakal Disiarkan oleh FOX Sports

eNASCAR iRacing Pro Invitational Series adalah pilihan dari balapan NASCAR yang diurungkan.
Pandemik virus Corona membuat banyak laga olahraga diurungkan, termasuk juga balapan. Tetapi, NASCAR malas untuk berpangku tangan. Untuk ubah balapan yang diurungkan, NASCAR membuat eNASCAR iRacing Pro Invitational Series, yang diikuti oleh beberapa rider motosport NASCAR profesional.

FOX Sports putuskan untuk menyiarkan balapan virtual itu. Berdasar data dari Nielsen Media Research, balapan pertama dari kompetisi virtual ini dilihat oleh 903 ribu orang. Ini jadikan balapan virtual itu untuk tayangan tv esports dengan jumlahnya pemirsa terbanyak. Tidak itu saja, balapan itu jadi tayangan olahraga di tv kabel yang paling disukai pemirsa di hari Minggu kemarin. Mengingat sedikit laga olahraga yang ditayangkan, itu bukan hal yang aneh.

Memang, bila dibanding dengan jumlahnya pemirsa balapan NASCAR yang sebetulnya — balapan di Phoenix Raceway memperoleh 4, 6 juta pemirsa — jumlahnya pemirsa eNASCAR tidak ada apa-apanya. Tetapi, FOX Sports memandang, ketertarikan akan eNASCAR lumayan besar hingga mereka putuskan untuk menyiarkan semua balapan dari eNASCAR.

“Kolaborasi di antara FOX Sports, NASCAR, serta iRacing rupanya disenangi oleh beberapa fans balapan, gamer, serta pemirsa tv di Amerika Serikat, ” kata Brad Zager, FOX Sports Executive Producer dalam pengakuan sah, diambil dari TechCrunch. “Ada beberapa hal yang kami dalami dalam sekejap. Serta kami suka agar bisa menyiarkan kompetisi esports NASCAR baru ini ke bertambah banyak pemirsa. ”

Untuk membuat eNASCAR iRacing Pro Inviational Series, NASCAR bekerja bersama basis balapan sim racing, iRacing. Dalam balapan virtual, beberapa peserta memakai seperangkat perlengkapan — PC, stir, serta pedal — untuk bikin peserta seakan-akan turut dalam balapan yang sebetulnya. Ini sangat mungkin balapan untuk diselenggarakan tak perlu menghadapkan beberapa rider.

Walau demikian, tayangan dari eNASCAR iRacing Pro Invitational Series ini masih diselenggarakan semirip kemungkinan dengan tayangan balapan NASCAR biasa, seperti yang disebut oleh CNET. Tiga pengamat — Jeff Gordon, Mike Joy, serta Larry McReynolds — hadir ke studio NASCAR untuk memberi komentar mengenai balapan yang sedang berjalan. Sesaat Clint Bowyer, juara NASCAR Cup Series, memberi komentar mengenai apa yang berlangsung di mobil.

“Balapan virtual yang diselenggarakan di hari Minggu memperoleh sambutan hangat dari beberapa netizen, ” kata Gordon, yang pernah jadi juara NASCAR Cup Series 4x. “Kami bisa menyiarkan balapan virtual yang hebat serta menghibur. ” Ia mengatakan, balapan virtual ini bisa menghibur beberapa orang yang tidak dapat keluar rumah sebab pandemik virus Corona. “Saya tidak sabar untuk memberi komentar balapan di Texas di hari Minggu. ”

Tekken 7 Fahkumram

Karakter Tekken 7 Fahkumram Akan Rilis Bulan Maret Ini

Lama dinanti, ciri-ciri tekken 7 Fahkumram pada akhirnya dipublikasikan! Fahkumram akan launching Maret ini dengan stage baru!
Pada gelaran TWT Finals 2019 lantas, tidak cuma kemenangan Chikurin atau pengalaman komune Indonesia ikuti laga Last Chance Qualifiers saja yang menarik untuk diulas. Pada gelaran itu Bandai Namco meluncurkan trailer karakter-karakter paling baru yang akan tampil di Tekken 7 untuk tahun 2020. Saat itu, ada Leroy, Ganryu, serta yang paling akhir ialah ciri-ciri original baru namanya Fahkumram.

Leroy serta Ganryu telah launching terlebih dulu, yang serta sempat buat komune sakit kepala sebab Leroy begitu kuat dipakai di laga. Sesudah demikian lama dinanti, tanggal launching Fahkumram sekarang pada akhirnya dipublikasikan. Mencuplik dari account twitter sah @TEKKEN_Project, dipublikasikan jika Fahkumram akan launching pada tanggal 24 Maret 2020 akan datang. Tidak itu saja, launching ini dikerjakan dengan satu video trailer gameplay dari Fahkumram.

Tekken 7 Fahkumram

Saat TWT Finals 2019, walau telah ada trailer yang memperlihatkan bentuk serta pergerakan ciri-ciri Fahkumram di Tekken 7, tetapi apa yang diperlihatkan masih mini hingga belum dapat memvisualisasikan bagamiana langkah kerja ciri-ciri ini keseluruhannya. Pada trailer paling baru ini makin banyak pergerakan diperlihatkan, hingga dapat memberi deskripsi pada pemain pada langkah main serta level kemampuan ciri-ciri ini.

Adalah ciri-ciri bertubuh besar yang memakai bela diri Muay Thai, Fahkumram dipertunjukkan banyak memakai kakinya untuk beberapa gerakan yang memberikan dianya momen kemenangan. Pada salah satunya sisi saat dia menantang Bryan, dipertunjukkan bagaimana sepakannya serta dapat buka pertahanan lawan, yang bisa dilanjut dengan serangkaian pergerakan lain.

Trailer ini memperlihatkan beberapa kemampuan lain punya Fahkumram, seperti pergerakan Counter Hit yang akan menghajar lawan dengan sepakan keras, dan macam pilihan pergerakan Fahkumram yang dapat membuat lawan terjatuh.

Dalam launching ini, Fahkumram memperoleh dua buah baju. Satu baju memakai baju tradisionil Thailand, serta satunya satu baju namanya Victor Set yang mengubah tampilan Fahkumram jadi seperti juara tarung Muay Thai. DLC 15 ada pada launching tanggal 24 Maret 2020 itu, yang berisi Stage baru namanya Cave of Enlightment yang disebut Stage punya Fahkumram.

Saat memperlihatkan Cave of Enlightment kita dapat juga lihat bagaimana Stage itu mempunyai tembok serta lantai yang dapat dihancurkan. Ini berarti, pemain harus lebih jeli dalam manfaatkan stage itu. Misalnya seperti, memakai serangan bawah atau serangan depan dengan property Wall Splat supaya bisa merusak lantai atau tembok.

Tekken 7 Fahkumram

Launching 24 Maret 2020 akan datang kurang lebih bagamana penerimaan komune pada ciri-ciri ini? Mengingat dua awalnya ada dengan benar-benar berbeda, Ganryu tampil begitu biasa saja, sesaat Leroy begitu spesial sampai buat komune berang. Mudah-mudahan saja Fahkumram dapat ada lebih imbang serta dapat jadi ciri-ciri favorite buat beberapa pemani Tekken 7.

Organisasi Esports Juga Terdampak Virus Corona

Organisasi Esports Juga Terdampak Karena Virus Corona

Virus Corona memaksakan organisasi esports untuk beradaptasi dengan kurangi karyawan atau team.
Pandemik virus Corona mengubah banyak industri, tidak kecuali industri game serta esports. Di satu bagian, makin beberapa orang yang bermain game serta melihat streaming game sebab mereka dianjurkan tidak untuk keluar rumah. Di lain sisi, banyak kompetisi esports yang perlu dipending atau serta diurungkan. Organisasi esports terserang efek dari virus Corona. Beberapa dari mereka harus harus kurangi jumlahnya team esports mereka atau serta merumahkan beberapa karyawannya.

“Ya, ini ialah waktu yang susah. Tetapi, satu hal yang kami yakini ialah kesehatan serta keamanan kesemua orang ialah target utama,” kata CEO serta pendiri NRG Esports, Andy Miller pada The Esports Observer. Ia adalah salah satunya pemilik dari team basket yang bertanding di NBA, Sacramento Kings. Jadi, ia dapat lihat efek dari pandemik virus Corona pada team olahraga serta organisasi esports. “Semoga, kita dapat melalui waktu susah ini tak perlu mengorbankan keselamatan beberapa orang,” katanya.

Miller serta team eksekutif Sacramento Kings sudah putuskan jika mereka tetap bayar upah beberapa pekerja mereka sepanjang laga NBA di stop. Sekitar 800 orang pekerja akan memperoleh upah. Sayangnya, organisasi esports tidak bisa lakukan hal sama, mengingat penghasilan mereka tidak sebesar team NBA.

“Organisasi esports tidak mempunyai kas sampai juta-an dollar seperti team NBA yang dapat memperoleh uang itu dari kontrak hak siar dengan stasiun tv. Organisasi esports harus juga bayar upah pemain, membayar operasi tempat mereka dan lain-lain,” papar Miller. “Bagi beberapa organisasi esports, ini bermakna ada yang perlu mereka korbankan. Tetapi, itu bukan suatu hal yang jelek. Rekonsilasi ini harusnya berlangsung, serta sebelum pandemik virus Corona.”

Organisasi Esports Juga Terdampak Virus Corona

Memang, beberapa pemilik team esports akui, organisasi esports sekarang habiskan uang dalam tempo yang bertambah cepat dari mulanya. Salah satunya faktanya ialah sebab upah pemain yang terus naik. Ini mewajibkan beberapa pemilik team esports untuk lakukan rekonsilasi, seperti dengan mengeluarkan karyawan atau meniadakan beberapa team yang ada. Tetapi, seperti yang disebut oleh Miller, esports tidak sama dengan berolahraga tradisionil sebab laga esports masih dapat diadakan dengan online. Ini, menurut Miller, bisa menjadi kunci buat industri esports untuk bertahan.

“Ketika Anda menggagalkan liga olahraga tradisionil, Anda akan kehilangan uang dari penjualan ticket serta sumber penghasilan lain,” tutur Miller. “Satu hal yang dapat membuat esports bertahan di waktu susah semacam ini ialah sebab untuk mengadakan laga esports, beberapa pemain tidak harus berada di ruang yang sama untuk bermain. Beberapa pemirsa pun tidak harus melihat dalam tempat untuk dapat nikmati laga esports.”

Sekarang, memang belumlah ada pemecatan karyawan besar oleh organisasi esports. Tetapi, bila pandemik virus Corona terus bersambung serta pekerjaan yang kumpulkan beberapa orang dibatasi, ini akan membuat kompetisi esports kehilangan sebagianpenontonnya, yang akan bikin rugi sponsor. Apabila ini berlangsung, peluang, organisasi esports memang seharusnya membuat ketetapan susah.

Sniper Dota 2

[Guide] Sniper Dota 2: Item Build, Skill Build, dan Talent Build

Gampang untuk Dimainkan Tapi Susah untuk Dikendalikan, Meskipun termasuk jadi hero terkenal Sniper Dota 2 mempunyai pick rate yang rendah. Minimal di rank Legend ke atas, Sniper cuma mempunyai pick rate sebesar 10.26% saja. Tapi di rank Herald sampai Crusader, Sniper cukup seringkali digunakan oleh beberapa pemain baru. Faktanya, Sniper dalam dota 1 maupun dota 2 ialah hero yang benar-benar gampang untuk dipahami serta dimainkan. Benar memang, Anda cuma memerlukan right klik serta dua kemampuan yang dilemparkan ke lawan.

Kemampuan Shrapnel-nya memberi dampak slow serta Assasinate-nya bermanfaat untuk membunuh lawan saat HP mereka kritis. Tapi, Sniper dapat saya katakan jadi hero yang easy to learn but hard to master di dota 2 ini. Pemain Sniper yang andal serta belum pernah merelakan dianya untuk kelihatan di pertarungan sebab dia tidak mempunyai escape ability benar-benar serta benar-benar gampang untuk dibunuh.

Jenis game MOBA atau lebih spesifiknya yang sedang saya ulas ialah Dota 2, ialah game yang benar-benar dinamis. Semua kemampuan serta item build tergantung pada kondisi yang sedang dirasakan pemain. Lewat guide ini, saya akan memberi beberapa pilihan yang dapat Anda aplikasikan saat bermain Sniper.

Skill Build Sniper Dota 2

Full Shrapnel

Full Shrapnel Sniper Dota 2

Pilihan kemampuan build pertama ialah mengoptimalkan level Shrapnel Anda. Pilihan ini bermanfaat di kondisi saat Anda bisa keluarkan damage tanpa lawan yang dapat dekati Anda. Misalnya, jika Anda ada di safe lane ditemani dukungan serta cuma menantang satu offlaner saja. Jika offlaner lawan ditemani oleh dukungan mereka, saya tidak merekomendasikan untuk meningkatkan Shrapnel dengan optimal. Sebab, besar kemungkinannya lawan akan balik menyerang Anda. Dengan begitu, Anda akan percuma keluarkan Shrapnel. Build ini bagus digunakan untuk Sniper di tempat mid lane yang putuskan untuk farming di rimba. Dengan level Shrapnel yang besar, Anda bisa habiskan neutral camp secara cepat serta kembali pada lane.

Full Headshot

Full Headshot Sniper Dota 2

Build ini memerlukan minimal satu Wraith Band serta Phase Boots untuk dapat efisien. Idenya di build ini ialah Anda dapat memberi damage terus-terusan pada lawan tak perlu mengorbankan apa saja (kemampuan atau tempat). Headshot mempunyai bonus damage yang lumayan besar untuk early game. Dengan Headshot, Anda pun lebih gampang untuk mengadu last hit dengan lawan yang berada di lane. Dengan pribadi, saya seringkali menggunakan build ini.

Item Build

Dua Wraith Band diawalnya game sangat menolong Anda di banyak faktor. Memberi damage penambahan hingga Anda dapat lakukan harass lebih optimal pada lawan dan memenangi beradu last hit. Menambahkan HP dari atribut strength yang akan memberi sustainability buat Anda. Fakta saya lebih pilih Phase Boots dibanding Power Thread ialah bonus movement speed-nya. Seperti yang saya katakan, Sniper tidak mempunyai escape ability benar-benar. Dengan begitu, bonus movement speed dari Phase Boots sangat bermanfaat untuk melarikan diri atau memburu lawan. Armor yang didapatkan dari Phase Boots bermanfaat untuk meredam serangan right klik dari lawan saat laning phase.

Maelstorm ialah item yang harus Anda bikin. Barang ini benar-benar menolong Anda untuk farming di lane atau rimba lebih cepat. Maelstorm termasuk item yang murah hingga dapat dibeli diawalnya game. Hurricane Pike ialah item ke-2 sesudah Maelstorm yang perlu Anda beli. Bonus attribute agility serta strength benar-benar menolong Anda diawalnya game untuk bertahan hidup serta memberi damage. Force staff-nya bermanfaat untuk selamatkan diri Anda dari lawan yang memburu. Janganlah lupa bonus attack range-nya, jika dipadukan dengan Take Aim, Anda dapat menyerang lawan dari jarak yang benar-benar jauh.

Defensive items dapat jadi alasan jika Anda kesusahan untuk bertahan hidup saat peperangan berlangsung. Silver Edge dapat jadi pilihan saat Anda memerlukan satu escape item sesudah Hurricane Pike. Silver Edge juga bermanfaat untuk pilih tempat saat peperangan berlangsung tanpa ada kelihatan oleh siapa saja. Hingga Anda dapat lancarkan damage dengan optimal tanpa ada cemas akan dikunjungi oleh lawan. Jika Anda hadapi lawan yang mempunyai banyak crowd control, Black King Bar adalah item harus untuk bertahan hidup. Bonus damage dari BKB minimal memberi Anda sedikit damage saat berperang.

Penentuan di antara Heart of Tarrasque atau Satanic cukup gampang. Jika Anda masih dapat lakukan right klik saat berperang, karena itu bikinlah Satanic untuk bertahan hidup serta mengadu damage dengan carry lawan. Tetapi jika Anda betul-betul didesak oleh lawan dengan crowd control serta magis damage, saya merekomendasikan untuk bikin Heart of Tarrasque. Kemungkinan sebagian dari Anda akan mengernyitkan alis saat membaca Heart of Tarrasque berada di item build Sniper. Tapi yakinlah, dengan item ini lawan akan memerlukan waktu yang lama untuk membunuh Anda.

Offensive items benar-benar gampang untuk diperhitungkan. Jika Anda menantang lawan dengan jumlahnya HP yang banyak, Daedalus dapat jadi pilihan. Dengan critical, Anda dapat habiskan lawan yang mempunyai jumlahnya HP yang besar secara cepat. Desolator bermanfaat untuk merusak bangunan punya lawan dengan armor reduction-nya. Desolator termasuk murah hingga dapat dituntaskan pada saat mid game.

Talenta Build

talent build Snipper

Cuma ada satu pilihan untuk talenta build di guide ini. Saya masih yakin jika build ini ialah yang paling efisien untuk semua kondisi. Di level 10, +20 damage ialah pilihan yang tambah lebih bermanfaat dibanding +25% cooldown reduction. Masalahnya Anda tidak memerlukan cooldown reduction jika bermain Sniper dengan physical damage.

+20% Shrapnel slow akan menolong Anda memberi crowd control penambahan di peperangan. Ke arah akhir game, +30 Shrapnel damage membuat Shrapnel masih efisien saat lawan mempunyai HP yang relatif semakin besar. +35 knockback distance headshot mempunyai potensi untuk mempersulit rekanan team Anda untuk menghabisi lawan. Pilihan paling berat berlangsung di level 25. +125 attack range akan membuat Anda nyaman saat lakukan serangan ke base lawan atau bertahan waktu lawan menyerang base Anda. Tapi, jika Anda sedang dalam kondisi tertekan serta kalah. Saya merekomendasikan untuk ambil +6 Shrapnel charges. Penambahan Shrapnel charges bermanfaat untuk habiskan creep wave saat lawan ingin merusak base Anda.

Worst Enemies

Spectre
spectre dota2

Di late game, hampir mustahil Anda dapat menaklukkan Spectre dengan Sniper. Spectre mempunyai kemampuan ultimate Haunt yang sangat mungkin ia untuk ada pas di samping Anda. Positioning ialah kunci saat mainkan Sniper. Spectre akan gampang merusak positioning Anda. Disamping itu, rekanan team Anda akan kesusahan saat Anda memberi damage pada Spectre. Masalahnya Spectre mempunyai kemampuan Dispersion yang bisa memantulkan damage yang dia terima ke sekelilingnya.

Phantom Assassin
Phantom Assassin dota2
Hero dengan gap closing ialah musuh paling berat Sniper. Phantom Assassin mempunyai Phantom Strike dan Coup de Grace. Tidak hanya dia dapat mendekati Sniper dengan gampang, Phantom Assassin dapat membunuh Sniper secara cepat. Terdapatnya Blur memaksakan Anda untuk bikin Monkey King Bar buat membunuh Phantom Assassin. Hingga, Anda harus mengorbankan 1 slot di inventory.

Best Dukungan Teammates

Ogre Magi
Ogre Magi Dota2
Kembali lagi Ogre Magi masuk daftar dukungan paling baik untuk menolong carry. Tidak dapat dimungkiri, Bloodlust kepunyaannya memang kemampuan paling baik untuk menolong carry buat keluarkan damage yang semakin besar di peperangan. Fireblast-nya bermanfaat untuk menghalang lawan yang sedang membidik Sniper. Saat laning phase, Ogre Magi bermanfaat untuk meredam damage saat peperangan kecil berlangsung. Hingga Sniper dapat bebas lakukan right klik tanpa ada cemas terserang damage dari lawan.

Abaddon
Abaddon Dota2
Melee dukungan ialah pilihan paling baik untuk mengikuti Sniper. Supaya Sniper dapat ada di tempat yang aman, sesaat support-nya meredam semua damage di muka. Karena Aphotic Shield, Abaddon mempunyai potensi untuk selamatkan Sniper dari semua jenis crowd control yang dia terima. Mist Coil bermanfaat untuk memberi sustainability buat Sniper diawalnya game. Walaupun tidak mempunyai damage, Abaddon dapat memberi dampak slow pada lawan dengan Curse of Avernus. Dibantu dengan Shrapnel, mereka berdua akan memberi dampak slow yang besar pada lawan.

Baca Juga

[Guide] Phantom Assassin Dota 2: Item Build, Skill Build, dan Talent Build

Plants vs Zombies 3 Pelan-Pelan Siap Meluncur

Plants vs Zombies 3 Pelan-Pelan Siap Meluncur

Game gagasannya akan dilepaskan lewat cara soft launch, ada terlebih dulu di Filipina. Lakukan kiprahnya di Windows serta Mac pada tahun 2009, kekhasan gameplay dan topik Plants vs Zombies membuat jadi favorite gamer dalam sekejap. Keberhasilan permainan tower defense ini menyemangati PopCap untuk menghadirkannya ke makin banyak basis, serta dibawah instruksi Electronic Arts, lahirlah jejeran sekuel dan spin-off seperti game third-person shooter Garden Warfare serta collectible card PvZ Heroes di Android serta iOS.

Berita tentang judul Plants versus. Zombies paling baru sempat terdengar di pertengahan 2019, kira-kira enam tahun setelah PvZ 2 dikeluarkan. Tetapi waktu itu PopCap Games cuma ungkap sedikit detil serta melepas versi pre-alpha dengan terbatas bermaksud lakukan pengujian sebelum permainan ada lebih luas. Serta sesudah penantian yang lumayan panjang, developer pada akhirnya sah ‘meluncurkan’ Plants versus. Zombies 3 di penghujung bulan Februari ini.

PvZ 3 kembali menyuguhkan formula tower defense lane-based serta mendatangkan karakter-karakter familier. Anda ditugaskan untuk bertahan dari serangan zombie dengan tempatkan tanaman-tanaman defensif dengan strategis. Tentunya terdapat beberapa faktor di permainan yang PopCap perbarui, diantaranya dapat selekasnya Anda lihat dari trailer-nya: penggunan grafis serta asset 3D. Executive producer Bruce Maclean menerangkan, design baru ini pastikan game bertambah fleksibel serta sangat mungkin developer tampilkan detil visual lebih baik.

Ada lumayan banyak juga modifikasi yang team implementasikan pada gameplay. Contohnya, bunga matahari (Sunflower) tidak dibutuhkan untuk membuahkan tenaga, lantas mesin pemotong rumput (berperan jadi pertahanan genting) ikut di hilangkan. PvZ 3 beritanya mengangkat tempo yang bertambah cepat serta lebih tuntut ketetapan taktis. Disamping itu, developer masukkan komponen ‘social play‘ disana. Dari bagian estetika, perkembangan paling besar terdapat pada penyajian permainan dengan portrait – tidak landscape.

PopCap mengemukakan, peralihan dari landscape ke portrait ditujukan supaya game bertambah nyaman di nikmati dari smartphone. Orang umumnya memakai piranti itu untuk beberapa kepentingan dan jalankan beberapa aplikasi dengan bersamaan. Menurut developer, semakin lebih praktis bila pemain tidak butuh mengubah tujuan smartphone waktu berubah dari satu app ke app yang lain.

Developer gagasannya akan melepas Plants vs Zombies 3 dengan setahap lewat cara soft launch. Sesudah melaju terbatas di Amerika Serikat, soft launch akan diawali di Filipina. Di periode ini, beberapa content masih ditingkatkan serta belum bisa dibuka. PvZ 3 diberikan jadi permainan free-to-play dengan microtransaction. Buat saat ini, PopCap masih malas memberitahukan kapan game siap dikeluarkan global.

Menariknya, developer janji untuk terus memberi dukungan serta melepas beberapa konten baru buat PvZ 2 walau Plants versus. Zombies 3 telah ada kelak.

esport

7 Hal yang Perlu Disadari Untuk Membangun Karier di Esports

Buat Anda yang ingin jadi beberapa pekerja di esports, baik untuk yang belum atau telah memiliki pengalaman. Salah satunya pertanyaan yang sering saya dengar ialah “bagaimana triknya supaya saya dapat berkarier di esports?” Seringkali saya memperoleh pertanyaan ini baik saat waktu saya jadi pembicara atau lewat chat.

Di lain sisi, bila pertanyaan barusan kemungkinan seringkali dilemparkan buat mereka-mereka yang baru lulus atau tidak pernah bekerja bersama sekali, saya seringkali temukan beberapa profesional dari industri lain yang berubah ke industri esports tetapi bergerak keluar dari industri ini walau baru sesaat.

Oleh karena itu artikel ini saya bikin untuk menolong mereka-mereka, baik yang tidak pernah kerja atau beberapa pekerja dari industri lain, lebih jauh kenal industri esports — sebelum sudah terburu basah.

Oh ya, artikel ini diperuntukkan buat Anda yang ingin membuat profesi di esports tetapi bukan jadi pro player. Anda dapat membaca artikel kami yang lain bila harapan Anda ialah jadi pemain profesional serta diambil team esports.

Paling akhir, sebelum kita masuk ke bahasan, sejumlah besar dari artikel ini ialah pendapat saya pribadi tetapi saya minta opini dari beberapa kawan saya mengenai perjalanan profesi mereka di esports. Tetapi saya tidak mengatakan nama mereka di sini sebab kemungkinan peka dengan perubahan profesinya semasing.

In Esports It’s Not Always Rainbows and Butterflies

Saya anggap berikut hal pertama yang perlu diakui buat kesemua orang, terhitung untuk mereka yang di luar industri esports serta game. Kenyataannya, buat saya pribadi, tidak ada pekerjaan yang gampang serta menyenangkan seperti surga yang penuh dengan bidadari.

Mengapa? Sebab yang namanya pekerjaan tentu ada sasaran yang perlu diraih serta rintangan yang perlu dituntaskan. Bila Anda merasakan pekerjaan Anda sekarang gampang, menyenangkan, serta tanpa ada rintangan, kemungkinan Anda kerja seenak perut… Masalahnya saya yakin jika pekerja yang baik ialah mereka-mereka yang coba melebihi capaian-capaian paling baik mereka awalnya.

Sedang detil untuk industri esports serta game, sehubungan saya memang dari jaman fresh graduate di tahun 2008 telah kerja pada media & game, lontaran yang seringkali saya dengar ialah “enak ya kerja di industri game. Kerjanya main game.” Silahkan yakin saya atau mungkin tidak tetapi fakta itu tidak pernah seindah yang dipikirkan. Jangankan industri game, industri pornografi pun tidak seindah yang kelihatannya… Sepertinya sih… Wkwkkwakawk…

Ini saya simpan pertama sebab saya ketahui banyak orang menekuni di sini sebab memang senang dengan game serta esports. Saya sendiri gamer serta masih bermain game 2-4 jam sehari-harinya. Tetapi bermain game dengan arah sebatas bermain serta dengan arah ulasan atau analisa itu kenyataannya memang tidak sama rasa-rasanya.

Memang, saya tidak menihilkan kesenangan serta nikmat yang dapat diperoleh waktu dapat kerja di industri yang sesuai dengan hoby. Tetapi seperti kata Maroon 5, “it’s not always rainbows and butterflies.” Berikut yang perlu untuk diakui pertama-tama buat semua yang ingin membuat profesi di esports. Bila Anda cuma ingin bersenang-senang tanpa ada berusaha semaksimal mungkin di sini, industri esports serta game tidak perlu Anda. Plus, kemungkinan, Anda pun tidak sukses di sini.

Pick your poison, with passion

Saya sebetulnya pernah tuliskan ini panjang lebar awalnya. Tetapi saya anggap ini masih penting untuk diakui buat yang ingin membuat profesi di sini. Cukup banyak beberapa orang yang terjun ke esports dengan cuma bermodal spirit, tanpa ada arah expertise yang pasti.

Sebelum salah kaprah, saya pun tidak menihilkan utamanya fungsi spirit dalam membuat profesi. Kenyataannya, saat kita senang dengan seorang, tanpa ada dibayar atau serta dilarang, kita umumnya nekat untuk dekati atau minimal memelajari orang itu lebih jauh. Demikian dengan bagian yang kita tekuni dengan profesional. Walau demikian, spirit hanya dasar fundamen semata-mata dalam membuat profesi. Cukup banyak beberapa orang yang serta tidak merekomendasikan untuk menekuni profesi yang berbasiskan pada spirit.

Saya anggap ini berlaku (serta kemungkinan bermanfaat) di semua faktor hidup, sering-seringlah mengerti hidup supaya tidak terpengaruh dengan keterasingan diri. Buat saya, mengerti kelebihan serta kekurangan diri ialah hal penting yang perlu dikerjakan di tiap faktor hidup

Sayangnya, di esport, cukup banyak pekerja, pelacak kerja, atau justru pemberi pekerjaan yang cuma mengutamakan pada minat di game serta esports tanpa ada tuntutan ketrampilan yang pasti atau detil.

Di lain sisi, saya sebetulnya yakin tiap manusia sebetulnya dapat belajar ketrampilan apa saja yang kita kehendaki. Tetapi, tiap orang perlu waktu yang berlainan untuk memelajari ketrampilan yang berlainan. Walau sebenarnya, waktu menyesuaikan serta belajar ialah tuntutan profesional yang, buat saya, jadi salah satunya prioritas paling tinggi. Dalam kata lain, bila Anda lambat belajar di satu bagian, kemungkinan lebih baiknya Anda cari karier lain yang sesuai ketrampilan.

Behind the bling-bling of esports

Dengan megahnya panggung, berkilau lampu, serta dentuman suara kencang di tiap moment esports, kemungkinan memang membuat industri esports kelihatan lebih istimewa dari aslinya. Walau sebenarnya, dibalik megahnya tiap moment esports, ada beberapa orang yang dibayar dengan biaya recehan — seperti observer serta referee yang pernah saya tulis beberapa waktu lalu.

Cukup banyak teman-teman saya di sini yang upahnya benar-benar terbatas, dibawah atau di rata-rata UMR Jakarta walau telah beberapa waktu di sini. Di satu bagian, survivorship bias itu tetap berada di industri mana juga. Kita memang lebih condong lihat serta ambil contoh dari beberapa orang yang sukses di industri itu serta tidak lihat seberapa banyak yang tidak berhasil.

Tetapi di lain sisi, sebenarnya, industri esport sekarang memanglah belum mempunyai sumber penghasilan yang sustainable. Sejumlah besar atau serta seluruhnya (bila di Indonesia), penghasilan di industri ini hadir dari sponsor. Karena itu, rotasi uang di industri ini belum juga luas serta cepat. Douglas Rushkoff yakin jika kunci keberhasilan satu industri ialah velocity of the money (bagaimana triknya supaya uang terus berputar-putar antar aktor satu dengan lainnya) serta saya mengamini hal itu. Nilai industri ini di Indonesia sebetulnya kalah jauh dengan industri lain yang telah terlebih dulu masak.

Memang, satu hal yang tidak kalah penting untuk diakui, sama dengan seperti industri yang lain — minimal dari industri yang legal di Indonesia — jangan mengharap Anda dapat mendadak kaya raya dari industri esports. Jangan mengharap Anda dapat memperoleh upah besar bila pengalaman Anda masih minimalis atau tempat Anda bikin perusahaan masih mudah tergantikan.

There is no such thing as easy kills

Tidak hanya masalah ‘enak’ barusan, cukup banyak beberapa orang pemula yang memandang industri game serta esports itu gampang. Menurut saya pribadi, kenyataannya, tidak ada yang gampang bila pembelajarannya ingin ke tingkat profesional — baik itu dari bagian industri yang ditekuni atau profesinya.

Contohnya masalah lingkup daerah esports. Beberapa orang kemungkinan belum sadar jika esports tidak dapat disejajarkan dengan satu cabang olahraga. Esports tersebut ialah olahraga yang memiliki banyak cabang/game.

Dari platform-nya saja telah ada 3, yakni PC, console, serta mobile. Belum juga bila kita bicara masalah game esports-nya yang sampai beberapa puluh banyaknya dari LoL, Dota 2, R6S, Assetto Corsa, rFactor 2, Tekken, Street Fighter, FIFA, PES, MLBB, FreeFire, PUBGM, serta kawan-kawannya.

Kemungkinan memang basis mobile yang sekarang sedang naik daun tetapi bukan bermakna lainnya tidak penting untuk dipelajari. Disamping itu, banyak pula yang kemungkinan tidak mengerti perbedaannya industri game serta esports — walau memang keduanya berkaitan erat. Saya serta dengar salah satunya tokoh politik yang menjelaskan jika pemain esports sampai 60 juta orang (waktu diwawancarai salah satunya tv swasta).

Buat yang belum mengetahui, kenyataannya, pasar esports itu tidak sama dengan pasar gamer. Sedang angka 60 juta barusan ialah jumlahnya pasar gamer (berdasar data dari Statista). Walau sebenarnya jumlahnya pasar esports itu lebih kecil dari pasar gamer — minimal Lucas Mao, Director of Operations dari Moonton yang Commissioner of MPL Indonesia sepakat dengan ini.

Dari bagian game sendiri terdapat beberapa kelompok seperti game singleplayer serta multiplayer yang membuat arah bermain game-nya jadi tidak sama. Saya mengatakan dengan arti competitive versus. leisure. Itu barusan masih secuil dari segudang pengetahuan yang, baiknya, harus dimengerti buat mereka-mereka yang ingin terjun di sini.

Belum juga masalah kemampuan serta expertise bagian yang Anda tekuni. Sehubungan saya sudah jadi penulis/jurnalis semenjak 2008, cukup banyak yang mengatakan ke saya, “menulis itu kan mudah…” Kenyataannya, satu kali lagi bila bisa saya tegaskan, tidak ada yang kemampuan yang gampang bila ingin dikendalikan.

Bila yang disebut menulis ialah potensi fundamen seperti yang Anda dalami di SD, kemungkinan hanya seputar 4% masyarakat Indonesia yang buta huruf — minimal dari data tahun 2017. Tetapi menulis dengan profesional bukan sekedar hanya mengerti makna kata atau kalimat… Ketrampilan lain, memasak, contohnya, pun tidak segampang yang dipikirkan. Masak air atau mie instant itu kemungkinan memang simpel tetapi pasti tidak sama tuntutannya untuk jadi koki hotel atau serta sekelas Gordon Ramsay atau Joël Robuchon.

Pasar gaming Indonesia pada 2017 | Sumber: Newzoo

Stairway to heaven or highway to hell?

Sesudah 4 hal yang penting diakui barusan, saya akan memberi ‘bocoran’ ke kantor mana Anda dapat mengawali membuat profesi di esports. Satu hal yang tentu, sisi kesempatan ini memang seluruhnya opini pribadi saya, berdasar pengalaman saya kenal banyaknya beberapa orang yang kerja di industri ini.

Bila Anda ialah seorang fresh graduate atau serta masih kuliah, Anda dapat coba ke RevivalTV. Masalahnya teman-teman saya disana memang benar ada yang masih kuliah atau tidak pernah kerja kantoran di industri lain awalnya. RevivalTV memiliki banyak divisi dari mulai moment organizer, media, atau talenta management.

Sebaliknya, bila Anda telah kantongi pengalaman kerja di luar industri esports, kemungkinan Anda lebih pas masuk bersama dengan MET Indonesia. Sebab, sedikit teman-teman saya di MET yang masih kuliah atau fresh graduate seperti di RevivalTV barusan. Tidak hanya jadi moment organizer, MET Indonesia memiliki talenta management.

Alasan barusan hanya hanya teman-teman saya yang saya ketahui kerja disana. Sebab, anggapan saya saja, Anda yang telah memiliki pengalaman profesional kemungkinan semakin lebih pas kerja dengan rekanan yang memiliki pengalaman. Tetapi, bisa saja anggapan saya salah serta Anda memiliki opsi yang tidak sama.

Lantas bagaimana bila Anda ingin kerja di team esports? Nah, jika ini saya tidak tahu ketidaksamaan yang menonjol antar team-team esports di Indonesia seperti dalam di antara RevivalTV serta MET. Masalah fresh graduate atau bukan untuk di team esports, kelihatannya bergantung dengan tempat yang ingin Anda incar. Akan tetapi, ada banyak info yang saya ketahui dari beberapa team esports yang kemungkinan dapat Anda buat jadi alasan.

EVOS Esports ialah organisasi esports dengan karyawan paling banyak di Indonesia. Sedang RRQ adalah organisasi esports yang ada dibawah naungan MidPlaza Holding. Di lain sisi, Aura Esports memperoleh modal awalannya dari Wicaksana Grup. BOOM Esports ialah yang paling ‘idealis’ dengan PC gaming serta konsentrasi pada game-game esports yang mainstream di barat (Dota 2, CS:GO, R6S). Sedang pemilik team Alter Ego pemilik moment organizer namanya Supreme League.

Lantas bagaimana triknya memperoleh info lowongan pekerjaan di esports? Sayangnya, info lowongan kerja di esports masih sedikit di beberapa situs lowongan kerja. Saya cuma temukan 15 lowongan di JobStreet, 7 lowongan di Kalibrr, 6 lowongan di Glints, serta 4 lowongan di LinkedIn (minimal saya membuat artikel ini). Media sosial semasing aktor industri esports seringkali buka lowongan melalui sana. Jadi, Anda yang tertarik kerja dapat juga mulai follow akun-akun itu.

Kemungkinan memang esports sendiri belum kebanyakan menyerap tenaga kerja seperti industri yang lain tetapi cukup banyak lowongan kerja di esports yang cuma melalui belakang, alias dari mulut ke mulut.

Lantas bagaimana dengan mereka-mereka yang ingin mengawali usaha sendiri di esports? Apa keliatannya menjanjikan? Ditambah lagi mengingat terakhir terdapat beberapa team-team esports baru banyak muncul seperti The Pillars garapan Ariel Noah atau Tim Elvo dari Andrew Tobias. Kemungkinan lain waktu kita akan ulas hal tersebut serta saya akan ajak beberapa owner team esports untuk share gagasannya.

Roles in the META

Sesudah tempat kerja, tempat apapun yang ada di industri esports Indonesia bila Anda ingin berkarier di sini?

Well, buat yang belum mengetahuinya, esports dapat juga disebut jadi industri hiburan. Jadi, beberapa pekerjaan untuk produksi content tetap diperlukan di tiap aktor industri esports — dari team, moment organizer, penerbit/publisher, ditambah lagi media. Content video kemungkinan jadi format paling favorite sekarang, mengingat kesemua orang kelihatannya ingin kaya raya dari YouTube. Content gambar (image) tetap dibuat oleh semua aktor industri esports — mengingat tiap mereka tentu memiliki sosial media yang umumnya didalamnya beberapa gambar.

Bagaimana bila Anda senang atau dapat menulis? Selamat, Anda ialah anak tiri di industri content zaman milenial dengan pasar Gen Z… Wawkwakwakaw… Tidak hanya direndahkan oleh beberapa orang yang serta tidak dapat memperbedakan di antara kata depan serta kata info atau di antara frasa serta kalimat, kemungkinan, Anda akan dibayar murah — sebelum kemungkinan pada akhirnya temukan beberapa orang yang menghormati ketrampilan menulis Anda barusan. Jadi, selamat berusaha kawan! Nyahaha…

Tidak hanya beberapa pekerja kreatif pembuat content, moment kemungkinan dapat disebut jadi hasil produksi esports yang terbesar biayanya dan usaha yang diperlukan. Jadi, moment , setahu saya, memerlukan banyak beberapa pekerja; dari mulai mereka-mereka yang jalankan dari bagian turnamennya, pastikan semua berjalan tanpa ada masalah waktu di acara, atau bekerja menyiarkan kompetisi itu.

Disamping itu, profesi-profesi lain yang perlu ketrampilan detil sebetulnya ada banyak diperlukan — seperti beberapa orang (digital) marketing yang mengetahui lebih dari sebatas eksploitasi gadis-gadis cantik jadi penarik massa, beberapa orang sales, usaha, humas, SDM (HRD), atau beberapa posisi yang lain yang bekerja seperti kantor di luar esports. Akan tetapi, menurut saya, beberapa posisi barusan tidak menarik SDM sekitar untuk moment atau content.

Esports is young and dangerous?

Paling akhir, industri esports di Indonesia ialah industri yang sejumlah besar diisi oleh beberapa anak muda generasi milenial. Ini jadi memberi keuntungan serta kekurangan tertentu.

Salah satunya kekurangan terbesarnya ialah, sebab umur beberapa pekerjanya yang masih terbilang muda serta cuma kenal industri esports, ada banyak wacana serta ketrampilan yang dapat digali di luar atau dalam industri esports. Harus diakui jika ketrampilan serta wacana barusan tidak sedangkal yang dipikirkan. Baik dari pelacak kerja atau pemberi kerjanya, saya anggap kita harus telah mulai mengerti begitu krusialnya ketrampilan serta wacana pada kelangsungan satu indsutri — tidak hanya masalah spirit.

Akan tetapi, bila lihat keadaan sekarang dengan terbatasnya wacana serta ketrampilan barusan, kekuatan esports Indonesia bermakna dapat juga disebut besar — sepanjang memang kekurangan barusan diakui serta dibenahi.

Di lain sisi, ada yang katakan esports is meritocratic. Industri yang diisi dengan beberapa generasi muda seperti esports memang condong memakai skema meritokrasi. Skema semacam ini memang jadi mendegradasi nilai-nilai lama seperti senioritas, background pendidikan, serta kawan-kawannya. Belum juga, di zaman post-postmodernism ini, menyangsikan expertise (atau serta merasakan jadi ahli dengan memberi komentar semua kejadian yang berlangsung melalui media sosial) seolah jadi trend filosofi baru buat generasi muda.

Saya pribadi sepakat dengan skema meritokrasi, sepanjang semasing dari kita dapat meminimalkan bias-bias kognitif yang kemungkinan berlangsung waktu kita memandang suatu hal serta memutuskan. Ditambah lagi, kenyataannya, tidak semua nilai-nilai lama itu harus dibiarkan serta tidak semua yang tua itu tidak memiliki nilai pragmatis.

Jadi penutup, kemungkinan memang saya old-school masalah ini tetapi, saya mengamini benar bila salah satunya tolak ukur untuk mengukur keberhasilan profesi atau industri dengan umur berapa lama dia dapat bertahan.

Buat saya, orang yang sukses bukan orang yang bisa saja hype sekejap, memiliki juta-an followers, subscribers, atau apa saja namanya; tetapi selanjutnya tidak berkaitan 10 tahun ke depan. Demikian dengan industri esports ini. Semua jenis gegap gempita serta hedonisme yang dapat disuguhi, tidak akan ada berarti bila dia tidak tetap bertahan untuk waktu yang lama.