video game

Langkah Bagaiman Video Game Dapat Pengaruhi Kerja Otak

Video game jelas adalah bentuk selingan yang terkenal. Beberapa gamer  dengan cara kolektif habiskan 3 miliar jam per minggu di muka monitor mereka. Sebab pemakaiannya yang luas, beberapa periset sudah mempelajari bagaimana video game mengubah otak serta sikap. Apa dampak ini positif atau negatif? Kami mengecek faktanya.

Sepintas. Lebih dari pada 150 juta orang di Amerika Serikat bermain permainan online dengan teratur, atau minimal 3 jam per minggu. Gamer Amerika rerata ialah orang dewasa berumur 35 tahun, dengan 72 % gamer berumur 18 atau bisa lebih. Untuk pemakaian video game oleh beberapa anak, sejumlah besar orangtua – 71 % – memperlihatkan jika games online mempunyai impak positif pada kehidupan anak mereka.

Pemasaran video game terus bertambah dari tahun ke tahun. Pada 2016, industri video game jual lebih dari pada 24, 5 miliar game – naik dari 23, 2 miliar pada 2015, serta 21, 4 miliar pada 2014.

Tiga video game terlaris paling atas tahun 2016 ialah Call of Duty: Infinite Warfare, Battlefield 1, serta Grand Theft Auto V. Game-game ini termasuk juga dalam jenis first-shooter atau action-adventure – dua jenis paling atas, terhitung 27, 5 % serta 22, 5 % dari pemasaran, semasing. Penembak orang pertama serta jenis tindakan seringkali didakwa gerakkan agresi serta mengakibatkan kekerasan serta ketagihan.

Riset semasa beberapa puluh tahun yang mempelajari permainan video serta kekerasan sudah tidak berhasil capai konsensus antara beberapa periset. Beberapa periset tidak bisa mendapatkan jalinan karena karena di antara bermain video game serta aksi kekerasan di dunia riil.

Riset Pengaruh Game Online Pada Cara Kerja Otak

Video game serta perkembangan otak
Tetapi, makin banyak bukti memperlihatkan jika permainan video bisa mengubah otak serta, selanjutnya, mengakibatkan perkembangan di beberapa daerah otak.

Beberapa periset belakangan ini kumpulkan serta meringkas dari hasil 116 studi ilmiah untuk tentukan bagaimana permainan online bisa mengubah otak serta sikap kita. Penemuan penjelasan mereka diterbitkan di Frontiers in Human Neuroscience.

“Game kadang dipuji sebagai judi online atau di-iblis, sering tanpa ada data riil yang memberikan dukungan klaim itu. Disamping itu, bermain game ialah pekerjaan yang terkenal, jadi kesemua orang nampaknya berpendapat yang kuat mengenai tema itu, “kata Marc Palaus, penulis pertama pantauan.

Dengan lihat semua riset sampai sekarang ini, Palaus serta team mempunyai tujuan untuk memperhatikan adakah trend yang ada berkenaan dengan bagaimana video game berefek pada susunan serta kesibukan otak. Sekitar 22 studi yang dilihat mendalami perkembangan susunanal di otak serta 100 studi menganalisa perkembangan dalam peranan serta sikap otak.

Hasil riset memperlihatkan jika bermain video game bukan hanya mengganti performa otak kita dan juga susunannya.

Contohnya, pemakaian video game diketahui mengubah perhatian. Studi yang termasuk juga dalam penjelasan memperlihatkan jika pemain permainan online tampilkan kenaikan dalam beberapa macam perhatian. Termasuk juga perhatian berkepanjangan serta perhatian selektif. Disamping itu, daerah otak yang bertindak dalam perhatian makin efektif dalam gamer dibanding dengan non-gamer. Serta mereka memerlukan semakin sedikit aktivasi untuk selalu konsentrasi pada pekerjaan yang tuntut.

Bukti memperlihatkan jika bermain permainan tingkatkan ukuran serta kapabilitas sisi otak yang bertanggungjawab atas ketrampilan visuospatial – potensi seorang untuk mengenali jalinan visual serta spasial di antara objek. Pada gamer periode panjang serta individu yang dengan cara suka-rela ikuti gagasan training games online, hippocampus yang pas diperbesar.

Beberapa periset sudah mendapatkan jika permainan video dapat membuat suka – satu kejadian yang diketahui untuk “masalah game internet.”

Pada pecandu game, ada perkembangan fungsional serta susunanal dalam skema penghargaan saraf – sekumpulan susunan yang berkaitan dengan perasaan suka. Belajar, serta motivasi. Menunjukkan ketagihan video game pada isyarat berkaitan game yang mengakibatkan mengidam. Serta mengawasi tanggapan otak mereka, menyorot perkembangan ini – perkembangan yang nampak pada kelainan ketagihan yang lain.

“Kami konsentrasi pada bagaimana otak bereaksi pada paparan permainan. Tapi dampak ini tidak selamanya ditranslate ke perkembangan kehidupan riil, ” tulis Palaus. Riset tentang dampak permainan video masih juga dalam waktu perkembangan serta beberapa periset masih mempelajari aspek apa dari permainan yang memengaruhi wilayah otak serta bagaimana triknya.

“Peluang video game mempunyai faktor positif (perhatian, visual, serta motorik) serta negatif (efek ketagihan), serta penting buat kami untuk merangkul komplikasi ini, ” lanjut Palaus.

LOL World 2020

LoL Worlds 2020 Tetap Diselenggarakan, Hadir Bulan Oktober

Walaupun situasi belum juga tentu sebab epidemi, tetapi LoL Worlds 2020 Masih Diadakan. Akan ada bulan Oktober di kota Shanghai, Tiongkok.
Gelaran League of Legends World Championship (LoL Worlds) dapat disebut untuk satu peristiwa monumental lain buat ekosistem esports internasional. Jika Dota 2 The International jadi kompetisi esports dengan hadiah paling besar, LoL Worlds kemungkinan dapat disebut jadi kompetisi termegah serta paling mengundang perhatian di dunia. Ini dapat dibuktikan dari gelaran LoL Worlds 2019 yang disebutkan telah dilihat 21, 8 juta orang di dunia.

Tahun 2020, epidemi COVID-19 menyodok. Beberapa gelaran esports dipending, serta termasuk juga kompetisi internasional League of Legends tengah musim, Mid-Season Invitational. Akan tetapi, gelaran LoL Worlds 2020 rupanya tidak diurungkan, mencuplik dari Invenglobal.

Walaupun akan diadakan Oktober 2020 akan datang, tetapi ini masih jadi ketetapan yang mengagetkan mengingat situasi yang belum juga tentu sebab epidemi COVID-19. Info ini disingkap pada 11 Mei 2020 tempo hari melalui konfrensi wartawan yang dilaksanakan oleh China Digital Pertunjukan Expo & Conference atau diketahui dengan ChinaJoy.

Dalam konfrensi wartawan itu, Wei Huang Wakil Direktur Shanghai Pudong District Propaganda memberitahukan jika LoL Worlds 2020 tidak dipending, ditambah lagi dibatakan, serta akan diadakan di area Shanghai Pudong pada Oktober 2020.

Riot Games pertama-tama memberitahukan masalah tempat acara Worlds 2020 pada 10 November 2019. Melalui satu video promo, Riot Games ungkap Shanghai, salah satunya kota paling besar di Tiongkok, untuk tuan-rumah dari Worlds 2020. Tetapi, belumlah ada informasi masalah bulan, ditambah lagi tanggal penyelenggaraan Worlds 2020 saat itu.

Tahun kemarin, LoL Worlds diadakan di 3 negara di Eropa dengan set Play-In serta Group di Berlin, Jerman, Semi-Final di Madrid, Spanyol, serta set Grand Final di Paris, Perancis. Kecuali jadi salah satunya gelaran esports yang terbanyak dilihat, tempat pembukaan LoL Worlds 2019 yang istimewa serta berteknologi tinggi jadi perolehan lain dari Riot Games di ekosistem esports internasional.

Waktu epidemi berefek pada esports, khususnya dalam penyelenggaraan kompetisi internasional yang umumnya diselenggarakan dengan cara off line. League of Legends kemungkinan cukup mujur serta berambisi untuk selalu dapat jalankan LoL Worlds 2020 di Shanghai pada bulan Oktober.

Tetapi dari bagian lain ada Valve yang dapat disebut kurang mujur, yang sangat terpaksa menggagalkan Dota 2 The International 2020 sebab kecemasan akan epidemi, serta waktu penyelenggaraan yang umumnya diselenggarakan pada bulan Agustus.

LoL Worlds 2020 jadi gelaran esports lain yang cukup berambisi masih membuat turnamennya pada tahun ini. Awalnya ada pula CEO 2020, kompetisi fighting game yang berambisi untuk selalu membuat gelarannya pada Desember 2020 akan datang.

Hybrid Monthly Cup

Ini 8 Tim yang Melaju ke Babak Playoff Hybrid Monthly Cup – Rainbow Six Siege

Minggu kemarin jadi last chance qualifier dari Hybrid Monthly Cup. Berlaga pada 9 Mei 2020, pada akhirnya kita memperoleh 8 team yang meluncur ke set playoff!
Sesudah 3 minggu kwalifikasi Hybrid Monthly Cup dilaksanakan, laga capai puncaknya di akhir minggu ini. Pada wave pertama ada team Insen 2.0 serta Markicep yang lolos. Kwalifikasi wave 2 ada Neuvrion.Limitless, serta Shaolin Monkey yang berlaga seru di set final.

Sisa kwalifikasi gelombang paling akhir, yang diadakan minggu kemarin, 9 Mei 2020. Kwalifikasi ini jadi persaingan perebutan paling akhir beberapa peserta untuk dapat mendapatkan 4 slot untuk meluncur ke set Playoff. Seperti kwalifikasi gelombang awalnya, laga di gelombang paling akhir berasa demikian ketat.

“Set Last Chance Qualifier (LCQ) menimbulkan beberapa nama lama dengan team dan pemain barunya.” Sebut Ajie Zata (Wildlotus) shoutcaster dari komune R6 IDN. “Dulu kita pernah dengar team namanya iNation Esports. Mereka pernah buyar serta saat ini kumpul lagi dengan nama Shoot-Shoot EZ.” Ajie menegaskan.

Ajie lalu bercerita, jika laga sangat menarik di LCQ Hybrid Monthly Cup tempo hari ialah pada set final, di antara Cynical.gg menantang NITERUSHER. “Cynical.gg ini ialah team yang baru ada terakhir di sejumlah kompetisi. Tapi pemainnya sich telah tidak asing di telinga komune, misalnya seperti Nimji dari Cynical.gg.” Ajie menerangkan.

Sesudah baku tembak yang seru, pada akhirnya Cynical.gg sukses jadi juara dengan score 2-1. “Tiap match benar-benar close sekali. Ke-2 team sama-sama balas keduanya. Lebih, laga tempo hari jadi atraksi kerja sama team yang bagus dari kedua pihak, bukan sebatas one-man show saja.” tukas Ajie.

Dengan adanya ini Cynical.gg sukses jadi juara. Dia akan meluncur ke set Playoff bersama-sama 3 team lain yang telah sukses sampai pada set Semi-Final pada LCQ, mereka ialah NITERUSHER, Far East Society, Shoot Shoot EZ.

“Jika untuk teratas 8, match pertama di antara Neuvrion versus NITERUSHER pastinya akan hebat. Ke-2 team ini seringkali sama-sama kejar potensi, terkadang berjumpa di final pertandingan, serta umumnya jadi pertadningan yang seru.” Ajie memberikan sedikit bahasan dari laga set Playoff Hybrid Monthly Cup.

“Hal-hal lain yang hebat dari set Playoff Hybrid Monthly Cup ini ialah Markicep serta Insen yang beda bracket. Buat kalian yang belum mengetahui, Insen itu kombinasi Scrypt dengan LESE Esports, sesaat Markicep berisi beberapa pemain Tim Scrypt. Tentu akan hebat sekali jika mereka berjumpa lagi di final, walaupun harus hadapi team keras Indonesia yang lain.” Ajie menerangkan selanjutnya.

Empat team itu bisa menjadi peserta dari empat team yang telah berhasil lolos dari kwalifikasi gelombang satu serta dua. Delapan team telah terkumpul, mereka siap-siap untuk menunjukkan diri pada set Playoff Hybrid Monthly Cup yang akan diadakan akhir minggu ini, 16 – 17 Mei 2020 akan datang.

Laga tidak ditayangkan dengan cara langsung, tetapi tekankan Anda subscribe kanal Youtube Hybrid IDN untuk melihat dari hasil kehebohan laga set Playoff Hybrid Monthly Cup: Rainbow Six Siege.

rrq mdl

RRQ Lepas Semua Anggota Pemain Tim MDL S1 Mereka

Bertanding di MDL, RRQ Sena tidak berhasil memberi perform yang sama bagusnya dengan RRQ Hoshi. RRQ melepas semua anggota dari salah satunya team Mobile Legends mereka. Lewat Facebook serta Instagram, RRQ ucapkan selamat tinggal pada lima anggota RRQ Sena, yakni Agung “Billy” Tribowo, I Gusti Ngurah Agung Duva aka Rocket, Bintang “Binx” Terakhir, Fadhil “Rave” Abdurrahman, serta Rusman “Rusman” Hadi.

RRQ Sena adalah team akademi yang bertanding di Mobile Legends Developmental League (MDL), liga kelas ke-2 untuk game Mobile Legends. RRQ Hoshi yang bertanding di Mobile Legends Professional League Indonesia Season 5 (MPL ID) sukses jadi juara. Sayangnya, RRQ Sena tidak bisa memberi perform sama bagusnya.

Selama regular season MDL, dari 13 laga, RRQ Sena cuma dapat memenangi 5 laga serta kalah pada 7 laga yang lain. Keseluruhannya, point agregat yang didapat RRQ Sena ialah -4. Walau demikian, mereka masih dapat maju ke set playoff dari MDL. Sayangnya, mereka harus kalah di set pertama playoff dengan score 0-2 saat menantang Victim Esports.

Hasil pertandingan regular season dari MDL

Di dunia esports Indonesia, pergantian pemain salah satu permasalahan yang perlu ditemui. Untuk menangani permasalahan ini, Moonton putuskan untuk membuat MDL. Seperti namanya, arah dari MDL untuk memberi peluang pada team Mobile Legends kelas dua supaya mereka dapat mempertajam potensi mereka. Dengan demikian, diinginkan akan ada bakat-talenta baru.

MDL diiringi oleh 12 team. Delapan salah satunya adalah team akademi dari organisasi esports yang bertanding di MPL. Sesaat 4 team yang lain masuk ke MDL sesudah berhasil lolos dari set kwalifikasi. Menariknya, team-team yang berhasil lolos set kwalifikasi malah tampilkan permainan yang benar-benar baik dalam MDL. Victim Esports salah satu team yang masuk ke MDL lewat jalan kwalifikasi. Dalam regular season, mereka duduk di tempat 3 dengan 9 kemenangan serta 3 kekalahan. Mereka serta sukses keluar untuk juara.

Selain itu, RRQ salah satu organisasi esports paling besar di Indonesia. Walaupun dibangun pada 2013, RRQ baru diatasi dengan cara profesional pada 2017. Mulai sejak itu, RRQ sudah memenangi beberapa kompetisi, baik pada tingkat nasional atau internasional. Di tahun 2019, keseluruhan hadiah kompetisi yang mereka menangi sampai minimal Rp5, 7 miliar.

pengaruh positif bermain game

Berbagai Hasil Riset tentang Pengaruh Positif Bermain Game

Beberapa analisa menjelaskan jika bermain game bisa tingkatkan potensi kognitif beberapa pemainnya. Di Indonesia, game jadi momok buat beberapa orang-tua, dipandang seperti fakta kenapa nilai murid buruk atau serta bolos sekolah. Di negara maju seperti Amerika Serikat sekalinya, game seringkali jadi kambing hitam. Contohnya, tiap ada penembakan massal, game akan dikatakan sebagai fakta kenapa aktor dapat jadi pembunuh berdarah ringin.

Sesaat di Tiongkok, game dipandang seperti fakta kenapa makin banyak generasi muda yang alami rabun jauh. Efek dari satu game pada beberapa pemainnya ialah tema yang sudah diperdebatkan semasa beberapa puluh tahun. Studi mengenai ini sudah banyak.

Bagaimana Bermain Game Mengubah Pemainnya?

Pada 2013, American Psychological Association (APA) lakukan analisa mengenai bagaimana game dapat dipakai untuk alat edukasi dan efek positif game pada anak serta remaja.

“Semasa berpuluh-puluh tahun, analisa mengenai efek negatif bermain game, termasuk juga ketagihan, stres, serta agresi sudah dilaksanakan. Kami tidak mengatakan jika analisa itu harus dihiraukan, ” kata Isabela Granic, PhD dari Radboud University Nijmegen, Belanda, salah satunya penulis dari analisa itu, diambil dari situs APA. “Tetapi, untuk mengerti efek bermain game pada perubahan anak serta remaja, kita perlu pemikiran yang semakin setimbang.”

Menurut analisa APA itu, bermain game bisa tingkatkan potensi kognitif anak, termasuk juga spatial navigation, pemahaman, ingatan, sampai pertimbangan gawat. Menariknya, game tembak-tembakan, yang dipandang penuh kekerasan, dapat memberi dampak positif, yakni tingkatkan spatial cognition (potensi untuk lakukan navigasi dalam ruangan 3D). “Ini penting dalam edukasi serta peningkatan karier anak, sebab analisa menunjukkan jika potensi spatial seorang mengubah perolehannya di bagian sains, tehnologi, engineering, serta matematika, ” tutur Granic.

Lalu, apakah ada ketidaksamaan di antara otak gamer serta non-gamer? Untuk menjawab pertanyaan ini, pada 2018, Senior Editor Wired, Peter Rubin pergi ke Sports Academy di Thousand Oaks. Disana, ia ikuti rangkaian tes kognitif serta memperbandingkan hasil tesnya dengan gamer profesional. Anda dapat lihat apa tes yang dilaksanakan dalam video di bawah.

Hasil tes memperlihatkan jika gamer profesional mempunyai nilai yang semakin tinggi, terutamanya dalam tes yang mengharusnya seorang mengacuhkan masalah di sekelilingnya untuk konsentrasi pada suatu pekerjaan. Memang, game, khususnya action game, mempunyai pace yang cepat sekali. Pemain dituntut untuk bikin ketetapan secara cepat pada kondisi yang kacau.

C. Shawn Green, Associate Professor, Department of Psychology, University of Wisconsin-Madison menjelaskan jika action game bisa mengubah potensi kognitif seorang. Ada tiga potensi kognitif yang akan bertambah bila seorang bermain action game. Pertama ialah pemahaman, bagaimana kita mengerti situasi seputar berdasar rangsangan yang panca indera kita terima. Ke-2 ialah spatial cognition, yakni potensi untuk menavigasi dalam lingkungan 3D. Paling akhir ialah teratas down attention, ini adalah potensi untuk mengacuhkan distraksi yang ada serta masih konsentrasi pada satu arah yang sudah diputuskan.

Tiap Game Tidak Memberi Efek yang Sama

Action game memang dapat dibuktikan memberi efek baik pada potensi kognitif seorang. Tetapi, itu bukan bermakna semua game memberi dampak yang sama. Game benar-benar bermacam, ada dengan jenis serta gameplay yang berlainan. Bermain role-playing game serta puzzle game akan memberi efek yang lain dari mainkan action game. Walau demikian, bukan bermakna cuma action game yang memberi efek positif. Dalam risetnya, APA ungkap, mainkan game taktik, termasuk juga RPG, tingkatkan potensi problem-solving anak. Satu hal yang tentu, bermain game bisa tingkatkan kreasi beberapa pemainnya, lepas dari jenis yang mereka mainkan.

Selain itu, dalam studi berjudul Social Interactions in Massively Multiplayer Online Role-Playing Gamers, disebut jika mainkan game Massively Multiplayer Online Role-Playing Games (MMORPG) bisa tingkatkan potensi sosial pemainnya. Faktanya, sebab game MMORPG dapat jadi tempat buat beberapa pemainnya untuk mengenali keduanya serta merajut jalinan persahabatan, Kenyataannya, hubungan antar pemain malah dipandang seperti salah satunya daya tarik game MMORPG.

Menariknya, di dalam bermain game MMORPG, beberapa pemain dapat mengekspresikan dianya lebih bebas. Disangka, faktanya adalahh sebab seorang tidak berasa terikat dengan jati diri — seperti usia, gender, atau performa — di dalam bermain game. Kecuali tingkatkan potensi sosial, game MMORPG dapat mengajari kerja sama team. Memang, umumnya game MMORPG mendatangkan feature guild atau klan, yang menggerakkan beberapa pemainnya untuk kerja sama juga dengan keduanya.

Mark Griffiths, salah satunya penulis studi Social Interactions in Massively Multiplayer Online Role-Playing Gamers, yakin, game dapat dipakai untuk alat edukasi. Masalahnya game dapat memberi stimulasi pada pemain. Disamping itu, bermain game berasa membahagiakan. Bila pelajaran didatangkan berbentuk game, murid dapat semakin gampang untuk konsentrasi pada bahan pelajaran sebab dia tidak menjemukan. Disamping itu, game menarik untuk dimainkan kesemua orang, lepas usia, gender, atau etnis mereka.

Tidak cuma untuk edukasi, Griffiths memandang, game dapat dipakai untuk alat therapy. Serta memang, ada laboratorium analisa yang lakukan riset berkaitan ini.

Game untuk “Obat”

Neuroscape ialah laboratorium analisa di University of California, San Francisco yang sudah lakukan riset mengenai bagaimana game dapat dipakai untuk “menyembuhkan” penyakit mental sepanjang tahun. Perusahaan anak dari Neuroscape, Akili Interactive Labs, serta sudah mempunyai produk yang masuk ke step pengujian klinis untuk memperoleh izin dari Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat. Produk itu ialah Proyek: EVO, yang diperuntukkan untuk menangani Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Pada 2017, project itu sudah masuk step pengujian akhir dari FDA.

“Arah kami bukan untuk gantikan industri farmasi, ” kata Adam Gazzaley, pendiri serta Executive Director dari Neuroscape serta anggota dewan Akili. Ia ungkap, arah mereka lakukan analisa ini untuk mendapatkan cara penyembuhan baru dengan efek yang minimum. Gazzaley ialah seorang profesor di bagian neurologi, fisiologi, serta psikiater. Ia membangun laboratorium analisa sains syaraf kognitif di UCSF pada 2005. Sesaat berkaitan game, ia sempat kerja sama juga dengan LucasArts, penerbit/publisher yang meluncurkan game dari franchise Star Wars serta Indiana Jones.

“Fleksibilitas otak kita, potensi otak untuk beralih, ini dikuasai pengalaman kita, ” kata Gazzaley pada CNBC. “Bila kita dapat membuat pengalaman yang sesuai seorang, ini dapat tingkatkan potensi otak mereka.”

Gazzaley menerangkan, Neuroscape tidak sebatas berupaya untuk lakukan gamifikasi dari latihan fisik yang ditujuakn untuk pasien penyakit mental. Untuk alternatifnya, mereka berupaya untuk bikin game yang menyatukan pergerakan fisik dengan latihan kognitif. Ia yakin, riset yang ia kerjakan akan berbuah manis. “Saya pikir, permasalahannya hanya belumlah ada bukti yang kuat. Dan itu yang coba kami kerjakan, ” tuturnya pada The Verge. “Kami semua yakin dengan yang kami kerjakan. Kami perlu memberikan bukti dengan data.”

Selama ini, kita telah mengulas mengenai bagaimana game dapat memberi efek positif. Tetapi, itu bukan bermakna game ialah panacea. Saya yakin, segala hal di dunia ini punyai efek positif serta negatif. Demikian dengan game. Pada 2019, World Health Organization memutuskan gaming disorder untuk kelainan mental. Tetapi, sama yang disebut oleh Live Science, karena hanya seorang seringkali bermain game bukan bermakna ia menderita gaming disorder.

Ada banyak karakter dalam diri pasien gaming disorder. Diantaranya ialah ia mengutamakan bermain game di atas segala hal hingga mengganggu kehidupan setiap harinya. Menurut WHO, seorang pasien gaming disorder tidak lagi dapat mengatur kesukaannya bermain game. Disamping itu, mereka tempatkan game untuk target utama, di atas pekerjaan, pendidikan, serta hoby yang lain.

Keunikan yang lain ialah seorang pasien gaming disorder selalu bermain game walaupun mereka sadar jika hal tersebut memberi efek jelek pada kehidupan mereka, contohnya mengakibatkan kerusakan jalinan dengan keluarga serta rekan atau mengacaukan irama kerja atau belajar mereka. WHO mengatakan, seorang harus mempunyai tanda-tanda gaming disorder semasa minimal setahun sebelum dia dapat dipastikan menanggung derita kelainan itu.

Kesimpulan

Terdapat beberapa keuntungan yang diberi oleh game. Satu game umumnya mempunyai arah yang perlu diraih, baik menaklukkan seorang, selamatkan dunia, atau sebatas mengembalikan tempat pertanian yang diwariskan pada pemain. Ini menolong pemainnya konsentrasi untuk sampai arah itu.

Disamping itu, diakui atau mungkin tidak, ada hukum sebab-akibat dalam game, terutamanya dalam game-game yang menyediakan narasi yang berat. Dalam satu game, Anda akan hadapi pilihan yang akan mengubah narasi sang tokoh penting. Tidak sama dengan film, dimana pemirsa tidak turut aktif pilih alur cerita, game sangat mungkin pemain untuk mendalami apa yang berlangsung saat Anda ambil pilihan yang lain. Ide ini seperti dengan dunia riil. Tiap ketetapan yang Diambil akan mempunyai resiko. Namun, di dunia riil, Anda tidak dapat mengulang-ulang dari cek poin paling akhir saat membuat kekeliruan.

Memang, game tidak selalu memberi efek baik. Game dapat juga memberi efek negatif. Tetapi, karena hanya game mempunyai efek jelek, bukan bermakna game harus di hilangkan benar-benar. Moderation is the key.